Cara Merancang Kehidupan Bahagia sesuai Keinginan (Life Plan)

Author : W. Shresta

    Sudah hampir sebulan, tahun berganti. Apa saja yang telah teteh lalui sampai saat ini, tak lebih dari dampak dari keputusan yang telah dibuat. Entah itu mendapat pengalaman baru yang menyenangkan, mengharukan, menyedihkan, atau yang lain. Ada kenangan yang ingin tetap dipertahankan, ada juga yang ingin dibuang. Ternyata untuk mendapatkan kehidupan yang bahagia, bisa dirancang, loh. Bahkan teteh bisa mendapatkannya sesuai dengan keinginan. Beneran bisa? Tentu. Teteh sangat bisa merancang kehidupan bahagia sesuai keinginan (Life Plan).

    Menurut Darmawan Aji (Coach Aji), seorang Productivity Coach dan NLP Coach, pembahasan mengenai Life Plan bisa dikategorikan bahasan berat, karena terkait dengan hidup kita. Membahas Life Plan juga membutuhkan keberanian serta kejujuran untuk mengevaluasi apa yang sudah kita lakukan selama ini, lalu kemana kita ingin membawa hidup kita. Jadi, kalau teteh membaca artikel ini dan merasa cukup berat, wajar. Dinikmati saja.

BAGAIMANA MEMBUAT LIFE PLAN?

Life Plan yang teteh buat nantinya berguna seperti Global Positioning System (GPS) atau sistem pemosisi global seperti di aplikasi Google Map atau Waze. Pertama, ia menunjukkan kemana kita ingin menuju. Kedua, dimana posisi kita saat ini. Ketiga, rute yang perlu kita lalui.

Anatomi Life Plan sebenarnya sangat sederhana. Ia terdiri dari tiga bagian, yaitu :

  1. Bagian pertama adalah misi hidup kita (Life Purpose)
  2. Bagian kedua adalah peta peran (Life Accounts)
  3. Bagian ketiga baru rencana spesifik untuk masing-masing peran (Specific Plan)

 

Di bagian ketiga, yaitu rencana spesifik untuk masing-masing peran (Specific Plan), kita mendetailkan menjadi sebagai berikut :

– Misi di peran tersebut (Purpose)
– Visi di peran tersebut (Vision)
– Realita – kondisi saat ini di peran tersebut (Realities)
– Komitmen spesifik terkait tindakan yang akan kita lakukan untuk mendekatkan kita ke visi di peran tersebut (Specific Commitment)

Jadi, kurang lebih sebuah Life Plan akan memetakan :

1. KS – Kondisi Saat Ini
2. KD – Kondisi yang Diinginkan
3. Rencana yang perlu dilakukan untuk mendekatkan KS ke KD


Mirip dengan fungsi GPS bukan? Namun, meskipun GPS sudah menunjukkan posisi kita dimana, kita mau kemana, dan rute mana yang perlu dilalui, tetap saja kita tidak akan sampai ke tujuan kita kecuali kita bergerak mengikutinya. Life Plan pun sama. Meskipun kita sudah membuatnya, tidak serta merta kita akan sampai ke tujuan kita. Kita perlu bertindak mengikuti rute yang sudah direncanakan agar sampai ke tujuan.

(Seperti yang disampaikan oleh Coach Darmawan Aji dalam Kulwap RBB Homeschooling Ibu Profesional Bandung pada Kamis, 27 Desember 2018) 

Jika Anda menyukai tulisan ini, mari bagikan, agar manfaatnya bisa tersebar lebih luas 🙂
fb-share-icon0

Hits: 12

Related posts

Leave a Comment