[Sayembara Ibu] FIKSI – Sandiwara Sang Ibu

Author : Dewi Fitrian Fajrian

Tertawa sementara hati bersedih
Terjaga sementata mata terkantuk
Bekerja sementara raga lelah

ya itu
sandiwara sang ibu

Marah padahal ia gamang
Berair mata padahal ia haru

ya itu
sandiwara sang ibu

lapar ditahan, lelah dipaksa, kantuk diabaikan

ibu,
ibu…
cukuplah bersandiwara…

ibu…
marahlah saat emosi
menangislah saat kau terpukul
tertawalah saat ada komedi

dan….
bersandarlah saat lelah..

ibu..
tetes keringatmu adalah mutiara
rintihan mu adalah nyanyian merdu

biarlah pencitraan mu itu…
kami,
tetap merasakan cinta mu..

terimakasih bu…

Jika Anda menyukai tulisan ini, mari bagikan, agar manfaatnya bisa tersebar lebih luas 🙂

Hits: 10

Related posts

Leave a Comment